Cara Membuat Sertifikat BST Bagi Pelaut

cara membuat sertifikat BST

Cara membuat sertifikat BST sangatlah mudah. BST atau Basic Safety Training merupakan sertifikat atau dokumen yang berisi tentang pelatihan dasar keselamatan dan pelatihan dalam mencegah suatu musibah yang tidak di inginkan baik itu di darat maupun di laut. Dokumen BST ini wajib di miliki seorang pelaut/seseorang yang ingin bekerja atau berkarir di dunia maritim, salah satunya di kapal pesiar.

Syarat Pendaftaran dan Cara Membuat Sertifikat BST

  1. Kartu Tanda Pengenal (KTP)
  2. Ijazah Minimal SMP
  3. Akta Kelahiran
  4. Kartu Keluarga
  5. Surat Keterangan Kesehatan dan Tidak Buta Warna dari Dokter Rumah Sakit Tertuju
  6. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  7. Pas Foto Berwarna dan Pas Foto Hitam Putih dengan Ukuran 3×4
cara membuat sertifikat BST
Pelatihan di SPB Maritime Training Center

Pelatihan BST ini nantinya akan di lakukan di beberapa kota seperti

Untuk proses lamanya pembuatan sertifikat dan pelatihan BST biasanya hanya terjadi sekitar 8 sampai 10 hari. Semuanya tergantung dari tempat pelaksanaan BST berlangsung.

Kegunaan Sertifikat Basic Safety Training (BST)

  1. Sebagai pelatihan dasar keselamatan untuk mengantisipasi akan adanya marabahaya yang terjadi di atas kapal.
  2. Agar para tenaga kerja semakin profesional di bidang pelayaran. Sehingga dapat meningkatkan jabatan dengan mudah.
  3. Menambah wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya menjaga keselamatan di laut.
  4. Meningkatkan rasa sadar dan kepekaan terhadap pentingnya mencegah kecelakaan yang terjadi di laut.
  5. Meningkatkan moral perusahaan dan karyawan. Serta dapat mengurangi risiko kerugian bagi perusahaan.
  6. Bagi ABK kapal perikanan, memiliki sertifikat BST sangat penting karena mereka bekerja di kapal yang memiliki risiko kecelakaan tinggi.

Materi-Materi Basic Safety Training (BST)

  1. Pengetahuan dasar mengenai cara menghadapi kebakaran dan alat-alat apa saja yang harus di gunakan untuk menanggulanginya.
  2. Program pengenalan lingkungan lautan sehingga bisa beradaptasi ketika bertugas di kapal.
  3. Pelatihan paling dasar mengenai keselamatan awak kapal.
  4. Teknik survival mengenai cara mempertahankan hidup di lautan.
  5. Serta keselamatan untuk diri sendiri dan jiwa-jiwa manusia yang ada di atas kapal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *